Tentang Merdeka

Tentang Merdeka
28-08-2019

Lucu jika ada yang bilang bahwa merdeka kita bukan hasil jerih payah, melainkan hanya hasil pemberian Jepang.

Hari ini, tertanggal 28 Agustus 2019, saya di kamar kosan sedang termangut diam berfikir tentang apa yang sudah saya berikan kepada negara ini.

Rasanya belum ada, apakah keberadaan saya hanya menjadi sesak dalam peradaban?
Mungkin sebaiknya sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya saya berfikir.
Berfikir tentang apakah yang dimaksud kontribusi besar itu adalah kontribusi yang diliput TV? Koran? atau mungkin Media lainnya?

Mungkinkah dengan hanya menjaga kedamaian saya sudah turut memberikan kontribusi bagi negara ini?

Tentang Merdeka,

Tidak tahu kenapa, saya rindu perjuangan. 
Perjuangan yang saya alami selama ini hanyalan perjuangan dalam bidang akademik yang meruntuhkan harapan teman-teman saya dengan butiran soal. 

Perjuangan yang dilakukan oleh Tan Malaka memacu saya untuk menjadi seseorang yang memiliki prinsip yang teguh. Pemikiran beliau yang prediktif dan akurat sangat memukau.

Perjuangan yang dilakukan oleh Sutan Sjahrir memacu saya untuk menjadi seseorang yang mampu menjalin networking yang baik.

Kepribadian Pak Hatta yang introvert dan sangat fokus dalam melakukan sesuatu, terutama dalam berilmu, membuat saya sangat iri dengan kemampuan beliau.

Jikalau tokoh bangsa kita hebat, mengapa engkau tidak mencoba untuk melirik sejarah setidaknya agar lebih menghargai perjuangan mereka, siapapun, yang sudah menumpahkan semangat dan darah dalam proses baik pra, maupun pasca kemerdekaan.

Mungkin tulisan amatir dan keabsahannya bisa dipertanyakan ini bukanlah sebuah tulisan yang memukau. Penulis sendiri menyadari tentang hal tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan seorang Azzam di UTBK

Rekomendasi Buku dan Media untuk Mempersiapkan SBMPTN 2019